Solo banyak diketahui masyarakat luas bahwa warganya ramah-ramah. Disebut pula, warganya lemah lembut. Identik dengan sesuatu yang halus tersebut tentu saja tak lepas dari peran keraton yang memiliki tradisi mengapdi. Di mana strata atau tingkat golongan menjadi sesuatu yang penting. Setiap golongan harus menghormati golongan yang lebih tinggi yaitu dengan cara bertutur kata halus, bertindak sopan, dan tradisi lainnya. Tradisi-tradisi tersebut tentunya masih dipelihara oleh masyarakat.Akan tetapi beberapa diantaranya sudah mulai memudar karena pengaruh budaya lain yang masuk di lingkungan sekitar dengan didukung kemajuan teknologi dimana mempermudah budaya asing mempengaruhi budaya asli warga.
Globalisasi yang terjadi sangat berpengaruh pada budaya. Pasar global dalam bidang apapun pasti membawa sedikit budayanya. Akses yang mudah dan cepat dan bila masyarakat kurang tanggap dalam memilah budaya tentunya dapat mempercepat proses asimilasi(terbentuknya kebudayaan baru, disertai dengan hilangnya kebudayaan asli). Sekarang kita dapat melihat di lingkungan masyarakat Solo, banyak kebudayaan baru yang muncul. Yang mengkhawatirkan adalah masuknya kebudayaan bangsa barat yang sebagian tidak sesuai dengan adat ketimuran kita.^^
Globalisasi yang terjadi sangat berpengaruh pada budaya. Pasar global dalam bidang apapun pasti membawa sedikit budayanya. Akses yang mudah dan cepat dan bila masyarakat kurang tanggap dalam memilah budaya tentunya dapat mempercepat proses asimilasi(terbentuknya kebudayaan baru, disertai dengan hilangnya kebudayaan asli). Sekarang kita dapat melihat di lingkungan masyarakat Solo, banyak kebudayaan baru yang muncul. Yang mengkhawatirkan adalah masuknya kebudayaan bangsa barat yang sebagian tidak sesuai dengan adat ketimuran kita.^^

No comments:
Post a Comment